Di jaman sekarang, banyak kaum muda yang suka melakukan traveling demi memuaskan hasratnya soal bertualang. Entah itu hanya sekedar dari kota ke kota hingga  berkeliling daerah satu ke daerah lainnya. Traveling sendiri dapat dilakukan dengan berbagai macam cara karena kemampuan tiap orang berbeda-beda. Sehingga traveller, sebutan untuk para pelaku traveling, pun dapat dibeda-bedakan golongannya. Salah satunya adalah backpaker.

Backpaker, dari kata backpack, sendiri sebenarnya memiliki arti orang yang berpergian dengan menggunakan ransel atau tas punggung. Namun apakah semua orang yang berpergian dengan menggunakan ransel dan tas punggung itu merupakan backpaker?  Tidak. Karena menurut sebagian besar pendapat mengatakan bahwa seorang backpaker adalah seseorang yang berbergian dengan menggunakan tas ransel ataupun tas punggung dan menggunakan dana seirit mungkin dalam melakukan perjalanan mereka.

Sehingga apabila ada traveller yang berpergian dengan menggunakan tas punggung namun tinggal di hotel mewah dan menggunakan dana yang cukup besar untuk akomodasi lainnya, dia tidak dapat dikatakan sebagai backpaker, melainkan seorang turis. Seorang backpaker biasanya hanya tinggal di penginapan-penginapan kecil atau losmen-losmen yang ada di sekitaran pusat kota agar mudah dalam menjangkau akses dan tempat wisata di daerah tersebut dengan mudah dan murah. Backpaker biasanya dilakukan oleh para muda-mudi yang memang dipenuhi oleh semangat dan stamina namun kurang dalam segi finansial.

Backpacker ke Jogja dari Bandung

Jogja adalah salah satu kota yang menjadi destinasi tetap bagi para traveler pemula yang ingin mencoba backpaker untuk pertama kalinya. Selain karena banyak sekali tempat wisata yang dapat dikunjungi, kota Jogja juga memiliki segudang penginapan murah yang dapat ditemukan dikawasan malioboro hingga ke daerah prawirotaman. Dan untuk mencapai kota Jogja, banyak jalan yang dapat anda tempuh. Misalnya, apabila anda berangkat dari daerah Bandung, anda dapat menggunakan sarana transportasi bus agar biaya lebih murah. Anda juga dapat memesannya melalui online agar tidak repot-repot ke terminal bus dan membeli tiket. Ada banyak pilihan P.O bus juga yang melayani rute Bandung-Jogja, salah satunya adalah Pahala Kencana. Dengan harga tiket sekitar 130rb sampai 140rb rupiah saja, anda bisa mendapatkan tiket bus anda.

Atau anda juga dapat menggunakan alternatif lain, dengan menggunakan kereta api yang berangkat dari stasiun Bandung. Dengan harga tiket mulai dari 200rb an, anda dapat turun di stasiun Tugu Jogja atau Lempuyangan yang mana merupakan pusat kota sehingga dengan mudah mengakses transportasi dan mencari tempat penginapan anda. Lalu dalam mencari penginapan-penginapan murah jangan mengandalkan aplikasi pihak ketiga atau internet dalam mencari mereka, karena harga yang ditawarkan masih cukup tinggi apabila menggunakan aplikasi pihak ketiga. Bertanyalah kepada warga sekitar untuk mendapatkan penginapan dengan harga murah, karena biasanya terdapat hidden gem yang dapat anda temukan dengan bertanya kepada mereka. Dan siapa tahu dalam obrolan anda dengan masyarakat, anda juga bisa mendapatkan informasi lain soal persewaan motor untuk transportasi anda selama di Jogja.

Tips Membeli Makanan di Jogja

Untuk soal makanan, Jogja memang terkenal dengan harga makanan yang cukup murah di bandingkan kota-kota lain di Jawa dan itu benar adanya. Namun sedikit tips dari kami, jangan pernah membeli makanan di daerah wisata tanpa sebelumnya menanyakan harganya terlebih dahulu. Karena banyak kasus wisatawan lokal ataupun luar yang terkena jebakan oleh para oknum penjual nakal tersebut. Untuk lebih hematnya, biasakanlah beli makanan di tempat-tempat yang memang sudah terkenal murah dan jangan lupa di bungkus sebagai bekal dalam anda berpetualang di kota Jogja.