Soto Kadipiro – Harga menu makanan, fasilitas, rute, lokasi menuju Soto Kadipiro Jogja. Yogyakarta adalah surganya berbagai macam kuliner. Kota ini menjadi salah satu pilihan wisata kuliner yang menarik untuk Anda. Kota Jogja menyediakan banyak kuliner yang lengkap mulai dari kuliner nusantara hingga kuliner manca negara yang beraneka ragam. Berbagai macam jenis kuliner tersedia di kota ini. Salah satunya adalah Soto Kadipiro yang sangat legendaris di Yogyakarta.

Soto Kadipiro Yogyakarta

Mencicipi Nikmatnya Soto Kadipiro yang Menjadi Legenda Yogyakarta

Soto Kadipiro pertama kali didirikan pada tahun 1921 oleh Bapak Karto Wijoyo. Pada awalnya Soto Kadipiro dijual dengan dipikul sendiri oleh Karto Wijoyo. Baru di sekitar tahun 1928 soto ini menjadi menetap di daerah Kadipiro.

Sayagnya pada tahun 1972 Karto Wijoyo meninggal dunia. Sehingga usaha Soto Kadipiro ini dilanjutkan oleh generasi kedua. Yang memegang usaha ini pada generasi kedua adalah Bapak Widadi Dirjo Utomo. Hingga saat ini Soto Kadipiro sudah dipegang oleh generasi ketiga yaitu ibu Sri Sundari.

Soto ini dinamakan Soto Kadipiro karena nama tempat warung ini menetap yaitu berada di daerah Kadipiro. Soto Kadipiro menjadi legendaris karena mempertahankan cita rasa soto yang tidak berubah sejak awal didirikan. Rasanya yang tidak sebanding dengan soto lainnya di seantero Yogyakarta.

Hingga saat ini Soto Kadipiro Yogyakarta sudah memiliki beberapa cabang. Warung Soto Kadipiro ini membuka cabang di daerah Sleman, Kalasan, Kulonprogo serta Sentolo. Walaupun demikian, dalam salah satu sudut warung Soto Kadipiro ini telah terpasang tulisan bahwa warung ini tidak membuka cabang di Kota Jakarta atau pun di kota lainnya.

Rasa Soto Kadipiro ini cenderung lebih gurih tanpa rasa manis. Rasa ini diperkuat dengan tambahan bumbu kemiri dan kunir di dalamnya. Soto Kadipiro memiliki kuah yang bening kekuningan dan tidak pekat. Rasa kuahnya benar-benar kuat.

Rasa Soto Kadipiro sangat ditentukan oleh ayam kampung yang berada dalam kaldu sotonya. Kaldu soto akan jadi lebih enak dan lezat sesuai dengan jumlah ayam yang dimasak. Semakin banyak ayam yang dapat digunakan, maka akan membuat kaldu semakin terasa lezat. Ciri khas ini lah yang membedakan kuah Soto Kadipiro dengan soto yang lainnya.

Dalam waktu sehari, ayam kampung yang dipotong di warung Soto Kadipiro ini tergolong banyak. Rata-rata dalam sehari warung ini memerlukan 75 sampai 80 ekor ayam kampung. Pada hari Sabtu dan Minggu ayam yang digunakan dapat mancapai 150 ekor. Sedangkan  pada   hari Jumat biasanya mencapai sejumlah 120 an ekor ayam kampung.

Selain itu, ayam yang disembelih pun dimasak secara fresh. Karyawan Soto Kadipiro ini menyembelih pada waktu pagi hari kemudian dimasak sedemikian rupa. Lalu Soto Kadipiro disajikan secara tradisional. Hal inilah yang membuat cita rasa Soto Kadipiro menjadi lebih  gurih dan nikmat.

Kelezatan makanan ini tidak berasal dari penyedap makanan yang diccampurkan, akan tetapi kelezatan rasa Soto Kadipiro berasal dari racikan bumbu tradisional yang diolah berdasarkan resep asli Bapak Karto Wijoyo. Kaldunya ayam kampung dijadikan satu dengan gurihnya bumbu soto dapat menjadikan rasa soto ini memiliki kelezatan yang istimewa.

Selain itu, kecap yang digunakan pada tempat makan ini adalah Kecap Sarico. Kecap ini berasal dari Purworejo dan memiliki rasa yang luar biasa. Tidak heran bila Soto Kadipiro ini memiliki rasa yang berbeda dengan soto lainnya.

Aroma tradisional pada Soto Kadipiro tetap terjaga hingga sekarang. Hal ini dapat dilihat dari  proses pembuatan kuah Soto Kadipiro yang dimasak menggunakan kuali yang terbuat dari tanah liat dan dibakar menggunakan kayu.

Lokasi Soto Kadipiro yang Asli di Yogyakarta

Lokasi Soto Kadipiro yang asli terletak pada Jalan Wates no. 33, Kasihan, Bantul, Kota Yogyakarta. Lokasi warung makan Soto Kadipiro berada persis di sebelah utara jalan. Letaknya di sebelah timur SPBU Kadipiro. Bila dari daerah Wirobrajan, Soto Kadipiro asli terletak di sebelah kanan jalan.

Rute Menuju Soto Kadipiro

Tidak sulit menemukan tempat makan ini karena rute Soto Kadipiro bersebelahan langsung dengan tempat makan Waroeng Steak & Shake. Tepatnya warung Soto Kadipiro berada di sebelah barat Waroeng Steak & Shake.

Ciri-ciri rumah makan Soto Kadipiro yang asli ialah memiliki ukuran warung yang kecil. Sign board yang ada pun juga tidak begitu besar. Cat Soto Kadipiro identik dengan warna coklat kekuningan dan juga hijau.

Jangan kaget bila di daerah ini Anda akan menemukan banyak warung makan Soto Kadipiro. Karena yang berada di sebelah warung makan Soto Kadipiro asli ini adalah milik sanak saudara Bapak Karto Wijoyo. Akan tetapi untuk cita rasanya menjadi tanggung jawab masing-masing pemiliknya.

Jadi sebaiknya Anda segera menepis anggapan bahwa semua warung soto di daerah Kadipiro ini sama. Karena warung Soto Kadipiro yang asli dan menjadi legenda terkenal di Yogyakarta ini hanya ada satu.

Fasilitas di Warung Makan Soto Kadipiro

Fasilitas Soto Kadipiro sangat banyak, misalnya menyediakan area parkir. Karena yang datang juga ada dari  rombongan bus, bukan hanya mobil pribadi. Tentu area parkir ini sangat ramai setiap hari.

Jika Anda ingin mencoba menu khas Soto Kadipiro tetapi tidak ingin menunggu lama dengan berdesakan, Anda bisa memesannya melalui layanan GrabFood.tidak harus datang langsung, Anda tetap bisa menikmati Soto Kadipiro dalam keadaan hangat.

Jam Buka Warung Makan Soto Kadipiro

Jam buka Soto Kadipiro biasanya buka mulai jam 08.00 hingga jam 14.00. Walaupun jam buka  masih tergolong pagi, akan tetapi pada waktu ini biasanya sudah ramai para pengunjung berjejer mengantri untuk sarapan. Jadi jangan heran bila Anda datang saat siang warung Soto Kadipiro ini sudah ludes terjual habis.

Harga Soto Kadipiro Asli

Harga Soto Kadipiro Dalam warung ini harga yang ditawarkan sebagai berikut :

  • Soto pisah seharga 20.000
  • Soto campur seharga 17.000
  • Nasi seharga 3.000
  • Es jeruk seharga 7.000
  • Es teh seharga 3.000

Meskipun hanya menjual soto sebagai menu utama, warung makan ini juga menyediakan  berbagai macam menu pendamping untuk makan Soto Kadipiro supaya lebih nikmat.

Di sini ada berbagai macam gorengan yang disediakan. Mulai dari tempe goreng, perkedel, tahu goreng, sate telur puyuh, sate usus, ayam goreng, tempe bacem, mendoan, peyek, kerupuk,  emping besar, rambak, ati goreng dan sejenisnya.

Selain itu di sini juga tersedia minuman soda. Ya, limun sarsaparila adalah minuman soda pada zaman dahulu sebelum kedatangan produk Coca Cola atau Sprite. Limun sarsaparila ini minuman soda yang airnya berwarna ungu jernih atau tidak keruh dan dikemas dalam botol yang berupa kaca beling dengan tutup gabus sebagai pengait.

Jadi, siap untuk ke destinasi kuliner yang satu ini? Jika ya, ayo ajak keluarga atau orang terdekat untuk ke sana dan makan masakan lezat khas Jogja. Nikmati juga paket wisata Jogja  yang terbaik dan terpercaya.